Pemerintah Desa Matobe bersama perwakilan mahasiswa KKN UNP 2026 melaksanakan Musyawarah Desa Pembahasan Program Kerja yang akan dilakukan mahasiswa KKN UNP 2026 di Balai Desa Matobe. Kegiatan tersebut dihadiri oleh aparat desa, para kepala dusun, unsur masyarakat, serta mahasiswa KKN UNP.

Musyawarah Desa diawali dengan penyampaian kondisi dan permasalahan yang terdapat di masing-masing dusun oleh para kepala dusun. Desa Matobe memiliki sebanyak 12 dusun, sehingga setiap kepala dusun diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayahnya, potensi yang dapat dikembangkan, serta usulan solusi yang dinilai sesuai dengan kebutuhan setempat.
Penyampaian dari para kepala dusun menjadi bagian penting dalam kegiatan musyawarah karena memberikan gambaran langsung mengenai kondisi masyarakat di setiap wilayah. Permasalahan dan usulan solusi yang disampaikan kemudian menjadi bahan pertimbangan bagi Pemerintah Desa Matobe dan mahasiswa KKN UNP dalam menentukan kegiatan yang dapat dilaksanakan secara tepat sasaran. Setelah seluruh kepala dusun menyampaikan kondisi dan kebutuhan wilayahnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh perwakilan mahasiswa KKN UNP. Mahasiswa menjelaskan berbagai program yang telah direncanakan untuk dilaksanakan selama masa pengabdian di Desa Matobe.

Pemaparan tersebut meliputi tujuan kegiatan, sasaran penerima manfaat, kebutuhan pelaksanaan, rencana waktu kegiatan, serta hasil yang diharapkan dari setiap program. Program-program tersebut juga diselaraskan dengan permasalahan dan kebutuhan yang sebelumnya telah disampaikan oleh para kepala dusun. Sejumlah program kerja yang memerlukan dukungan, koordinasi, keterlibatan masyarakat, penyediaan fasilitas, serta penggunaan anggaran desa turut dibahas secara terbuka dalam Musyawarah Desa. Penyampaian ini dilakukan agar pemerintah desa, kepala dusun, dan masyarakat memperoleh gambaran yang jelas mengenai kegiatan yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UNP.

Setelah pemaparan program kerja, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama. Aparat desa, kepala dusun, masyarakat, dan mahasiswa KKN UNP saling memberikan tanggapan, masukan, serta saran terhadap program-program yang telah disampaikan. Setiap kegiatan dibahas dengan mempertimbangkan kondisi desa, kebutuhan masyarakat, ketersediaan sumber daya, dan waktu pelaksanaannya. Melalui proses musyawarah tersebut, mahasiswa KKN UNP dan Pemerintah Desa Matobe menyepakati bentuk kerja sama yang diperlukan untuk mendukung pelaksanaan program. Kesepakatan tersebut meliputi pembagian peran, koordinasi dengan pihak terkait, penyesuaian jadwal, penyediaan kebutuhan kegiatan, serta keterlibatan masyarakat dalam program yang akan dijalankan.

Pemerintah Desa Matobe menyambut baik rencana program kerja yang disampaikan oleh mahasiswa KKN UNP. Pemerintah desa berharap seluruh kegiatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di 12 dusun serta memberikan manfaat nyata, baik selama pelaksanaan KKN maupun setelah masa pengabdian berakhir. Musyawarah Desa yang dilaksanakan di Balai Desa Matobe ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa KKN untuk memahami lebih dalam kondisi, potensi, dan permasalahan masyarakat. Masukan dari aparat desa, kepala dusun, dan masyarakat menjadi bahan penting dalam menyempurnakan program kerja agar lebih relevan, realistis, dan tepat sasaran.

Melalui Musyawarah Desa ini, diharapkan terjalin koordinasi dan kerja sama yang semakin kuat antara Pemerintah Desa Matobe, kepala dusun, masyarakat, dan mahasiswa KKN UNP. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program kerja yang efektif serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Desa Matobe. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals atau SDGs Nomor 16, yaitu perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta SDGs Nomor 17, yaitu kemitraan untuk mencapai tujuan.